Langsung ke konten utama

Pahlawan Kemerdekaan Nasional - KH Hasyim Asy'ari (1875-1947)

ULAMA PEMBARUAN PESANTREN

Pendiri pesantren Tebuireng dan perintis Nahdlatul Ulama (NU), salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia, ini dikenal sebagai tokoh pendidikan pembaharu pesantren. Selain mengajarkan agama dalam pesantren, ia juga mengajar para santri membaca buku-buku pengetahuan umum, berorganisasi, dan berpidato.

Karya dan jasa Kiai Hasyim Asy’ari yang lahir di Pondok Nggedang, Jombang, Jawa Timur, 10 April 1875 tidak lepas dari nenek moyangnya yang secara turun-temurun memimpin pesantren. Ayahnya bernama Kiai Asyari, pemimpin Pesantren Keras yang berada di sebelah selatan Jombang. Ibunya bernama Halimah. Dari garis ibu, Kiai Hasyim Asy’ari merupakan keturunan Raja Brawijaya VI, yang juga dikenal dengan Lembu Peteng, ayah Jaka Tingkir yang menjadi Raja Pajang (keturunan kedelapan dari Jaka Tingkir).

Kakeknya, Kiai Ustman terkenal sebagai pemimpin Pesantren Gedang, yang santrinya berasal dari seluruh Jawa, pada akhir abad 19. Dan ayah kakeknya, Kiai Sihah, adalah pendiri Pesantren Tambakberas di Jombang.

Semenjak kecil hingga berusia empat belas tahun, putra ketiga dari 11 bersaudara ini mendapat pendidikan langsung dari ayah dan kakeknya, Kyai Utsman. Hasratnya yang besar untuk menuntut ilmu mendorongnya belajar lebih giat dan rajin. Hasilnya, ia diberi kesempatan oleh ayahnya untuk membantu mengajar di pesantren karena kepandaian yang dimilikinya.

Tak puas dengan ilmu yang diterimanya, semenjak usia 15 tahun, ia berkelana dari satu pesantren ke pesantren lain. Mulai menjadi santri di Pesantren Wonokoyo (Probolinggo), Pesantren Langitan (Tuban), Pesantren Trenggilis (Semarang), dan Pesantren Siwalan, Panji (Sidoarjo). Di pesantren Siwalan ia belajar pada Kyai Jakub yang kemudian mengambilnya sebagai menantu.

Pada tahun 1892, Kiai Hasyim Asy'ari menunaikan ibadah haji dan menimba ilmu di Mekah. Di sana ia berguru pada Syeh Ahmad Khatib dan Syekh Mahfudh at-Tarmisi, gurunya di bidang hadis.

Dalam perjalanan pulang ke tanah air, ia singgah di Johor, Malaysia dan mengajar di sana. Pulang ke Indonesia tahun 1899, Kiai Hasyim Asy'ari mendirikan pesantren di Tebuireng yang kelak menjadi pesantren terbesar dan terpenting di Jawa pada abad 20. Sejak tahun 1900, Kiai Hasyim Asy'ari memosisikan Pesantren Tebuireng, menjadi pusat pembaruan bagi pengajaran Islam tradisional.

Dalam pesantren itu bukan hanya ilmu agama yang diajarkan, tetapi juga pengetahuan umum. Para santri belajar membaca huruf latin, menulis dan membaca buku-buku yang berisi pengetahuan umum, berorganisasi, dan berpidato.

Cara yang dilakukannya itu mendapat reaksi masyarakat sebab dianggap bidat. Ia dikecam, tetapi tidak mundur dari pendiriannya. Baginya, mengajarkan agama berarti memperbaiki manusia. Mendidik para santri dan menyiapkan mereka untuk terjun ke masyarakat, adalah salah satu tujuan utama perjuangan Kiai Hasyim Asy'ari.

Meski mendapat kecaman, pesantren Tebuireng menjadi masyur ketika para santri angkatan pertamanya berhasil mengembangkan pesantren di berbagai daerah dan juga menjadi besar.

Tanggal 31 Januari 1926, bersama dengan tokoh-tokoh Islam tradisional, Kiai Hasyim Asy’ari mendirikan Nahdlatul Ulama, yang berarti kebangkitan ulama. Organisasi ini pun berkembang dan banyak anggotanya. Pengaruh Kiai Hasyim Asy'ari pun semakin besar dengan mendirikan organisasi NU, bersama teman-temannya. Itu dibuktikan dengan dukungan dari ulama di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Bahkan, para ulama di berbagai daerah sangat menyegani kewibawaan Kiai Hasyim. Kini, NU pun berkembang makin pesat. Organisasi ini telah menjadi penyalur bagi pengembangan Islam ke desa-desa maupun perkotaan di Jawa.

Meski sudah menjadi tokoh penting dalam NU, ia tetap bersikap toleran terhadap aliran lain. Yang paling dibencinya ialah perpecahan di kalangan umat Islam. Pemerintah Belanda bersedia mengangkatnya menjadi pegawai negeri dengan gaji yang cukup besar asalkan mau bekerja sama, tetapi ditolaknya.

Dengan alasan yang tidak diketahui, pada masa awal pendudukan Jepang, Hasyim Asy'ari ditangkap. Berkat bantuan anaknya, K.H. Wahid Hasyim, beberapa bulan kemudian ia dibebaskan dan sesudah itu diangkat menjadi Kepala Urusan Agama. Jabatan itu diterimanya karena terpaksa, tetapi ia tetap mengasuh pesantrennya di Tebuireng.

Sesudah Indonesia merdeka, melalui pidato-pidatonya Kiai Hasyim Asy’ari membakar semangat para pemuda supaya mereka berani berkorban untuk mempertahankan kemerdekaan. Ia meninggal dunia pada tanggal 25 Juli 1947 karena pendarahan otak dan dimakamkan di Tebuireng. 

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mudah Mengingat Rasa Yang Terdapat Pada Lidah

Selamat malam sob :). Gimana kabarnya nih sob?? Pasti baik bukan?? hehehe :). Sambil liat untung ada sule enaknya mah berbagi ilmu nih sob :). Saya akan berbagi ilmu tentang "Cara Mudah Mengingat Rasa Yang Terdapat Pada Lidah". Udah pada tau belum apa itu lidah??. Lidah adalah indra pengecap yang terdapat di dalam mulut kita. Sebelumnya saya mau bercerita sedkit dulu tentang lidah ini sob. Lidah ini membantu kita untuk merasakan rasa-rasa pada benda, makanan, minuman, buah-buahan dsb. Jadi jangan pernah kita bersilat lidah #ups maksud saya jangan pernah menyakiti lidah kita sob :).

   Mau tau rasa yang terdapat pada lidah??
Langsung aja cekidot sob :)

Pahit = berada di pangkal lidah
Asam = berada di lidah bagian tepi
Manis = berada di ujung lidah
Asin    = berada di samping depan
Adapun rasa pedas jika makan cabe disebabkan oleh teriritasinya sel-sel reseptor oleh minyak atsiri

   Mudah sih sob, Tapi tempat-tempatnya yang susah sob?? hehehe :)
Mau tau cara mudah untuk mengingatny…

Cara Mudah Mengingat Bagian Dan Fungsi Indra Pendengaran

Selamat malam sob :). Gimana kabarnya nih?? Pastinya baik bukan?? hehehe :). Sebenernya mah cuaca lagi mendukung nih sob, tapi enaknya mah berbagi ilmu sob :). Saya akan berbagi ilmu tentang "Cara Mudah Mengingat Bagian Dan Fungsi Indra Pendengaran". Udah pada  tau belum, apa itu Indra Pendengaran??. Indra Pendengaran adalah sistem indra yang biasa untuk mendengar, dan biasanya indra pendengaran nih berupa telinga. Sebelumnya saya ingin bercerita sedikit dulu nih tentang telinga kita sob. Kita seharusnya menjaga telinga kita sob, karena apa?? Sudah banyak kasus gangguan telinga yaitu Tuli Saraf. Tuli Saraf ini disebabkan putusnya saraf pendengaran sob. Jadi jangan sekali-kali telinga kita di dekatkan dengan suara yang nyaring sob :).

   Mau tau bagian dan fungsi telinga??
Langsung aja cekidot sob :)

1. Telinga Luar     - Daun Telinga (aurikel). Fungsi dari daun telinga sendiri adalah untuk mengumpulkan gelombang suara ke saluran telinga    - Saluran Telinga (tabung auditor…

Cara Mudah Mengingat Bagian Dan Fungsi Sel

Selamat malam sob :).Gimana kabarnya nih? Pasti baik bukan?? heheheh. Sambil nonton copa van java, Lebih enaknya saya berbagi ilmu nih sob :). Saya akan berbagi ilmu tentang "Cara Mudah Mengingat Bagian-Bagian Sel". Oh ya, Udah pada tau belum apa itu sel sob?,hehehhe :). Sel adalah unit terkecil dari makhluk hidup sob. Sebelumnya saya ingin cerita sedikit dulu tentang sel ini sob.Jadi misalkan pedang sob, Kan ada tuh bagian lancipnya sob, Nah sel juga sama seperti bagian runcingnya itu sob. hehehhe :).

   Mau tau ada berapa bagian dari sel itu? Dan apa saja fungsinya??
Langsung aja cekidot sob :)

1. Membran Sel                      = Membran sel sering disebut membran plasma yang bersifat semipermeabel. Artinya membran sel hanya dapat dilewati oleh zat tertentu. Fungsi dari membran sel itu sendiri adalah pelindung sel dan keluar masuknya zat dari dan ke dalam sel.

2. Sitoplasma                           = Cairan yang mengisi sel yang mengandung berbagai zat koloid. Fungs…