Senin, 28 Januari 2019

Rumah Cinta

Januari 28, 2019 0
Rumah Cintaku
Melihat barisan kayu berbalok
Menanami pohon dengan sejajar
Tepian rumahku sungguh elok
karena indahnya sang fajar

Ibu memainkan nada suling
Meniupkannya dengan mesra
Allah titipkan aku berdering
Menggetarkan rumah sahaja

Ohh rumah cinta...
Suatu gubuk penuh makna
Dikemas dengan butiran cinta
Mengukir setiap tetesan tinta

Ohh rumah cinta..
Terkadang diri ini lalai tuk kembali
Menerjang rintihan hati dan intuisi
Melepas semua titipan rasa kasih

Namun sadarkah kita?
Setiap balok memiliki teka-teki
Tersusun hingga setiap sisi
Ketika datang masalah hati
Rumah cintalah sandaran diri

Namun apa itu sandaran diri?
Meminum secangkir es kelapa
Jangan lupa ambillah sarinya
Rumah cinta itu ibarat keluarga
Mengobati disetiap retakan lara..

Cirebon, 27 Januari 2019

Sajak Rumah

Sabtu, 26 Januari 2019

Buah Tomat Memaknai Cinta Melawan Rahasia

Januari 26, 2019 0

Hijau daun meneteskan embun
Udara pagi mengarungi naluri
Kenangan sudah menjadi daun
Terjatuh atau akan tetap berdiri

                Saat rasa sudah saling bertemu
                Saat duka mulai merasakan pilu
                Cinta sudah mulai meramu
                Meracik rasa rindu dan sembilu

Masih ingatkah akan makna setia…
Ketika saling mengalirkan rasa
Mengungkap kerasnya rahasia
Meneteskan butiran air mata

Lidah pun mulai berkata..
Sudah ada rasa yang datang
Mengubahnya menjadi cinta
Seperti indahnya batu karang

Daun yang terjatuh di halaman
Menyerap ke dalam akar tumbuhan
Saat itu hanya ada dua pilihan
Melawan atau mengikhlaskan

                Batang daun yang mulai terlipat
                Tumbuh di atas indahnya teras
                Menjaga hati seorang sahabat
                Memaknai indahnya kata Ikhlas

Telah tumbuh buah tomat
Tersusun halnya barisan lirik
Bila jodoh sudah saling tersemat
Allah pasti berikan yang terbaik

Cirebon, Sabtu 26 Januari 2019

Interpretasi lagu Yura Yunita ft. Glenn Fredly - Cinta dan Rahasia

Rabu, 23 Januari 2019

Topengmu Cerminanku

Januari 23, 2019 0


Kopdar tim berlin sebagai sarana memahami topeng
           Assalamu’alaikum sobat. Alhamdulillah pagi hari yang indah ini kita masih diberi kesempatan untuk dapat beraktifitas dengan baik. Kopdar atau kopi darat tadi malam masih sangat terasa hingga sekarang sob. Kami mencoba untuk curhat dari hati ke hati untuk merefleksi diri. Yup kopdar adalah cara kami dalam mengarungi kerasnya batu karang*hmm maaf agak sedikit lebay hehehe. Baik sob berbicara tentang budaya Cirebon, aku sangat terinspirasi dari salah satu tarian tradisionalnya, yakni Tari Topeng.

            Menurutku, tari topeng bukan hanya sekedar tarian biasa, namun memiliki makna yang dalam sehingga kita harus menyelaminya sob*hmm tapi jangan sampai tenggelam dari kenyataan ya sob hehe. Temanku pernah berkata bahwa dalam mengarungi hidup itu setidaknya kita harus dapat melakukan sesuatu pada tempatnya. Jadi tidak hanya buang sampah saja yang harus pada tempatnya sob hehehe. Seperti halnya ketika kita memiliki masalah sob. Terkadang kita hanya fokus kepada masalah tersebut namun kita terkadang lupa akan banyaknya perantara dalam menyelesaikan masalah tersebut. Jadi sob, hal yang penting yang bisa dilakukan adalah bagaimana kita dapat mengenal topeng dari setiap masalah tersebut.

            Tari topeng memiliki sejarah yang luar biasa. Pada saat itu tari topeng menjadi alat diplomasi. Lalu apa sih makna dari diplomasi itu sendiri? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), diplomasi adalah kecakapan menggunakan pilihan kata yang tepat bagi keuntungan pihak yang bersangkutan (dalam perundingan, menjawab pertanyaan, mengemukakan pendapat, dan sebagainya. Jadi sob, pada saat itu diplomasi yang digunakan adalah diplomasi budaya. Tari topeng diciptakan oleh sultan Cirebon yang cukup terkenal, yaitu Sunan Gunung Jati. Beliau menggunakan alat diplomasi budaya melalu tari topeng. Bagaimana caranya?. Ketika Sunan Gunung Jati berkuasa di Cirebon, terjadilah serangan oleh Pangeran Welang dari Karawang. Pangeran ini sangat sakti karena memiliki pedang yang diberi nama Curug Sewu.

            Sunan Gunung Jati pun tidak dapat menandingi kesaktiannya. Oleh karenanya beliau mencoba untuk menggunakan diplomasi kesenian dengan cara membentuk kelompok tari, dengan Nyi Mas Gandasari sebagai penarinya. Setelah kesenian itu terkenal akhirnya Pangeran Welang jatuh cinta pada penari itu, dan menyerahkan pedang Curug Sewu itu sebagai pertanda cintanya. Bersamaan dengan penyerahan pedang itulah, akhirnya Pangeran Welang kehilangan kesaktiannya dan kemudian menyerah pada Sunan Gunung Jati. Pangeran itu pun berjanji akan menjadi pengikut setia Sunan Gunung Jati yang ditandai dengan bergantinya nama Pangeran Welang menjadi Pangeran Graksan. Seiring dengan berjalannya waktu, tarian ini pun lebih dikenal dengan nama Tari Topeng dan masih berkembang sampai sekarang.

            Ketika aku mendengar tari topeng sudah mulai mendunia yang sudah mulai dipentaskan di Australia. Oleh karenanya sob, Indonesia memiliki keindahan seni dan budaya yang luar biasa dan setiap gerakannya memiliki makna sendiri. Begitu halnya dengan tari topeng sob, tarian ini memiliki topeng yang berbeda-beda dan setiap topeng memiliki makna. Jadi penasaran kan apa saja sih jenis topengnya?. Yuk simak penjelasan berikut ini sob.

a) Topeng Panji = Sosok manusia yang baru lahir, penuh dengan kesucian, gerakannya halus dan lembut.

b) Topeng Samba = Menggambarkan fase ketika manusia mulai memasuki dunia kanak-kanak, digambarkan dengan gerakan yang luwes, lincah dan lucu.

c) Topeng Rumyang = Gambaran dari fase kehidupan remaja pada masa akhir balig.

d) Topeng Tumenggung = Gambaran dari kedewasaan seorang manusia, penuh dengan kebijaksanaan layaknya sosok prajurit yang tegas, penuh dedikasi dan loyalitas seperti pahlawan.

e) Topeng Kelana/Rahwana = Visualisasi dari watak manusia yang serakah.    
Berikut gambarannya sob..
     Ayoo kita sudah termasuk ke dalam fase yang mana nih sob? Hehehe. Kalau aku sendiri sudah masuk ke dalam fase Topeng Tumenggung, dimana sudah mulai mengerti makna jati diri hehehe. Oh ya sob, aku punya sedikit cerita yang mungkin dapat diambil hikmahnya dari belajar macam-macam topeng pada tari topeng.

            Cerita ini berawal dari keberangkatan ke Negeri Tirai Bambu atau China bersama teman-temanku. Aku termotivasi dengan perintah Rasulullah SAW, yakni tuntutlah ilmu sampai negeri China hehehe. Kami menemukan kerikil-kerikil tajam dalam setiap langkah kami. Salah satu kerikil tajam itu adalah adanya kasus yang menyangkut tentang adab manusia. Sebut saja dia Mister X. Aku yang diamanati sebagai ketua dalam pasukanku merasa bingung akan masalah yang ku hadapai ini karena aku harus mencari bukti-bukti yang jelas tentang permasalahan ini.

            “Kalau dia terbukti merugikan orang banyak, maka dia akan kami pulangkan tetapi jika dia tidak terbukti, maka kalian ber-empat kami pulangkan” ucap dosen kami saat menghubungiku lewat Whatsapp. Pada saat itu tanganku bergetar dan rasa takut ini mengalir deras ke dalam tubuhku. Lalu ku mencoba untuk mengajaknya berdiskusi dari hati ke hati tentang permasalahan ini. Sayangnya semua bukti yang sudah aku dapatkan dari teman-temanku sebagian di tolak mentah-mentah dan dianggap remeh karena Mister X menganggapnya ketika mengambil barang tanpa izin merupakan hal yang remeh.

            Pada saat itu aku mulai atur strategi dengan cara diplomasi budaya. Aku mencoba menghubungi kerabat-kerabat Malaysiaku apakah Mister X ini merugikan?. Sebelum ku bertanya tentang hal ini, mereka bertanya terlebih dahulu tentang Mister X. “Apakah kalian tidak ada kehilangan apapun ketika bersama Mister X?”. Sontak diri ini terkejut dan berkata dalam hatiku masalah ini sudah mulai menyebar luas. Akhirnya aku ajak mereka untuk bekerjasama menuntaskan masalah ini dengan cara membuat surat pernyataan. Alhamdulillah karena kami memiliki budaya yang tidak jauh beda akhirnya dapat saling mengerti satu sama lain.

            Kami pun berusaha agar masalah ini tidak terdengar sampai kampus Negeri Jiran. Aku berusaha untuk meyakinkan ketua dari mereka bahwa masalah ini kita dapat selesaikan secara kekeluargaan. Alhamdulillah teman-teman Malaysia pun dapat mengerti dan mengikuti strategi pada malam itu. “Apakah kamu sudah merugikan teman-teman Malaysia? Ucap ku. Namun setelah tiga kali aku mencoba meyakinkannya hasilnya tetap Mister X tidak ingin mengakuinya. Dengan rancangan strategi yang sudah aku dan teman-teman Malaysia atur, yakni ketika dia tidak mengakuinya lagi maka langsung masuk semua teman-teman Malaysia dan mengklarifikasi semua masalah.

            Alhamdulillah dengan diplomasi budaya ini masalah tersebut dapat terselesaikan dengan memulangkan Mister X karena perilakunya yang sudah melampaui batas. Disini aku belajar bahwa setiap orang memiliki topeng yang berbeda-beda, maka yang jadi permasalahan bukan dari warna topengnya, namun makna dibalik topeng itu yang dapat kita ketahui setelah kita mengenalnya lebih dekat. Lalu bagaimana sikap kita ketika kita sudah mengetahui makna dibalik topeng itu?. Sikap kita adalah jadikanlah makna dibalik topeng itu sebagai cerminan kita untuk lebih baik lagi. Seperti makna dari topeng temenggung bila dikaitkan dengan pendekatan ajaran agama islam, dimana kita harus dapat memberikan kebaikan kepada sesama manusia, saling menghormati dan senantiasa mengembangkan Silih Asah, Silih Asih dan Silih Asuh. Semoga kita menjadi orang yang selalu terus memperbaiki diri agar dapat bermanfaat. Amiin.

Referensi :

Hidayah, N. (2015). Sejarah Tari Topeng Cirebon. Academia, 1-2.




Senin, 21 Januari 2019

Cintaku Sebatas Suara Kucing

Januari 21, 2019 0

          
Aku & Igi saat dance Xue Mao Jiao
            Malam hari yang tak menampakkan bulannya, pada saat itu ada pengumuman untuk acara pelepasan angkatan mahasiswa asing yang diadakan di kelas 8. Pada saat itu kita menunggu pengumuman tersebut yang akan disampaikan oleh Mr Han. Disaat kami menunggu..

Surya = “Ayoo gaes sambil dicek kembali nama dan nomer passport kalian ya“ pinta Surya kepada teman-teman mahasiswa asing

Teman-teman = “Oke siap Sur” serentak balas teman-teman

Majid = “Oh ya sambil menunggu, kita main permainan online dulu yuk heheh” ajak Majid

Suzi = “Ayook Majid” balas Suzi

Setelah 30 menit kami menunggu..

Fahed = “Waduuh gimana nih gaes, katanya kita kumpul pukul 20.30 tapi sekarang sudah 21.00. Sudah telat 30 menit nih gaes,Hufff” keluhku karena Mr Han belum kunjung datang

Muhsin = “Ohh ya kah? yasudah Fahed, aku coba kirim pesan dulu ke Mr Han” tanggap Muhsin

Fahed = “Waah ya boleh tuh abang Muhsin hehe” balasku

            Akhirnya Mr Han pun datang dan segera mengumumkan persiapan dan acara apa saja yang akan dilaksanakan pada pelepasan angkatan mahasiswa asing. Salah satu acaranya yakni pesta pelepasan yang akan diadakan malam hari..

Mr Han = “Pada pelepasan angkatan mahasiswa asing, akan ada acara pestanya looh gaes, jadi siapa yang bersedia untuk menjadi koordinator untuk penampilan yang akan ditampilkan pada acara tersebut? “ tanya Mr Han

Surya = “Fahed Mr Han, Fahed ajah” tunjuk Surya

Fahed = “Hmm oke Mr Han, aku akan coba semaksimal mungkin” jawabku sambil memegang kepala dan berpikir apakah aku dapat melakukannya?

            Setelah Aku ditunjuk sebagai koordinator penampilan pada acara pesta pelepasan mahasiswa asing, Aku pun mencoba mencari penampil-penampil yang kece. Mr Han pun berpesan untuk mencari 2 sampai 3 penampilan. Akhirnya aku pun mencoba bergerak dengan gerakan bawah tanah..

Fahed = “hmm penampilan apa saja ya?” bisikku dalam hati kecilku sambil menikmati makan malam

Tak lama Majid pun datang dan menghampiriku

Majid = “Weeh gimana bro kabarnya?” tanya Majid

Fahed = “Weeh Alhamdulillah baik bro, kamu gimana bro?” balasku yang sebenarnya sedang bingung memikirkan penampilan apa yang cocok pada saat pelepasan nanti

Maijd = “Alhamdulillah baik bro” balas Majid

Fahed = “Oh ya bro kamu mau ikut tampil saat penampilan pelepasan nanti?. Aku ada ide gimana kalau kita buat musik perkusi? “ ajakku sambil menjelaskan serunya bermain musik perkusi

Majid = “Waaduh bro, aku ingin fokus ujian dulu bro. Karena aku memang datang kesini sengaja tidak ingin terlibat dalam aktifitas apapun.” balas Majid

Fahed = “Hmm baiklah bro. Kalau begitu, aku coba ajak yang lainnya dulu” balasku yang sebenarnya merasa sedikit bingung atas jawabannya Majid

            Setelah itu, Aku mencoba berbincang dengan Muhsin tentang penampilan apa saja yang sebaiknya ditampilkan dan siapa saja yang dapat ikut serta. Setelah berdiskusi panjang lebar, Alhamdulillah Aku dan Muhsin menemukan titik terang. Muhsin mengajak Fadhilah untuk tampil bernyanyi dan tak lupa mengajak Jonathan untuk bermain gitar. Setelah itu mereka berdiskusi untuk menentukan lagu apa saja yang akan dinyanyikan. Tak lama berselang, Majid pun memberikan idenya yakni penampilan Wushu. Aku pun merasa senang, karena Majid ingin menyumbangkan penampilan Wushu. Setelah itu dalam waktu kurang dari 2 hari saat penampilan akan dilaksanakan, Mr Han menghubungiku..


Mr Han = “Hey Fahed, pada saat pesta perpisahan nanti, tolong dipersiapkan penampilan dance ya” pesan Mr Han lewat We Chat

Fahed = “Oke Mr Han” balasku sambil dilanda bingung karena acaranya tinggal menghitung hari

            Persiapan 2 hari dance tidak memutuskan semangatku. Karena bagiku, amanah adalah suatu hal yang penting untuk dilaksanakan secara maksimal bahkan harus lebih baik dari acara tahun kemarin. Setelah itu aku menjelajah internet tentang lagu-lagu yang sedang terkenal di China, akhirnya aku menemukan lagu Xue Mao Jiao yang berarti suara kucing. Tak lama kemudian, Aku langsung mencari dance dari lagu tersebut. Setelah itu, aku menemukan dance yang lucu dan unik, bahkan aku tertawa sendiri saat memutar dance tersebut. Namun aku bingung dengan siapa aku akan berduet. Pada saat memantau persiapan penampil..

Fahed = “ Aku harus bisa mengajak teman dari beda negara, agar penampilan ini terlihat menarik dan unik” gemamku dalam hati kecilku

Tak lama setelahku bergemam dalam hati kecilku, Igi yang merupakan teman baik ku menyapaku..

Igi = “Hey lagi ngapain kamu disini?” tanya Igi yang merupakan cewe Kyrgyztan

Fahed = “Hmm biasa Igi, aku sedang memantau persiapan pesta perpisahan kita, Oh ya Igi, kamu mau ga dance bareng aku?

Igi = “Hmm serius kamu ngajak aku? Tapi dance yang bagaimana? “ tanya Igi penasaran

Fahed = “Dance Xue Mao Jiao atau suara kucing” balasku sambil menunjukkan video dancenya

Igi = “Hahaha lucu banget dancenya, tapi mau kah kamu ajari aku dance ini? Karena aku belum terbiasa dance seperti ini” tawa Igi karena melihat dance yang lucu dan unik

Fahed = “Ohh ya boleh siaap Igi, jadi kamu beneran mau kan? Tanyaku meyakinkan Igi

Igi = “Ohh ya aku mau kok” balas Igi cepat.

            Persiapan pun sudah tinggal menghitung waktu, dimana kami harus menyiapkan atribut penampilan yang akan ditampilkan pada pesta perpisahan. Aku mencoba menghubungi teman-temanku yang memiliki kaos wushu dan perlengkapan alat musik. Setelah kaos wushu dan alat musik sudah terkumpul, Aku lupa satu hal, yakni atribut penampilan dance yang pada saat itu kami hanya memiliki waktu setengah hari untuk mempersiapkannya.

Fahed = “Igi, kamu ada saran untuk atribut penampilan kita?” tanyaku sambil merasa bingung karena waktu yang sudah sangat mepet

Igi = “Yuk kita cari topi saja untuk penampilan kita setelah selesai kelas, gimana?” Ajak Igi

Fahed = “ Hmm baiklah Igi, sampai jumpa nanti siang” balas Fahed

            Waktu pun terus bergulir cepat, tak terasa kelas pun telah usai. Aku dan Igi pergi mencari topi di toko-toko terdekat. Beberapa toko sudah kami kunjungi, namun masih belum menemukan topi yang cocok. Pada saat itu, ketika kami sudah menemukan topi yang cocok. Igi pun memegang tanganku dan menghentikan langkah ku.

Igi = “Hey Fahed, kamu harus memberikan something special atau sesuatu yang istimewa kepada orang yang paling istimewa di hatimu malam ini” pinta Igi sambil mencoba melepas tanganku saat langkah ku sudah terhenti

Fahed = “Hmmm siapa orang paling istimewa di hatiku Igi? tanyaku kepadanya karena selama ku belajar disini, semuanya aku anggap sama yakni teman-teman istimewaku dan aku merasa aneh dengan permintaannya

Igi = “Hmm yah kamu pasti sudah bisa mengerti, jadi aku ga usah memberi tau kamu lagi” balas Igi

Fahed = “Lalu untuk apa Igi ketika aku sudah memberinya sesuatu yang istimewa? karena aku tidak ingin mencari pacar disini. Niatku disini ingin belajar dan mencari banyak teman agar kelak aku dapat bermanfaat Igi” balasku

Igi = “Hmm aku memiliki niat yang sama juga Fahed.” kata Igi sambil memberikan tatapan positifnya

Fahed = “Yup Igi , kan kamu juga pernah bilang kepadaku. Bahwa jodoh itu jangan dicari namun kita hanya menunggu, pada saat waktunya telah tiba, pasti jodoh pun akan datang di waktu yang tepat” balasku mengingatkan perkataan Igi

Igi = “Yups betul sekali Fahed. Makasih Fahed kamu telah mengingatkanku. Semoga kita dapat terus berteman walau  kita telah berpisah” balas Igi sambil memandang langit yang cerah

Fahed = “Yups Igi, itulah fungsinya sahabat. Kita harus saling mengingatkan dalam hal kebaikan” balasku

Igi = “Yups Fahed, yuk kita pulang” ajak Igi

Fahed = “ayoo” balasku cepat

            Alhamdulillah acara perpisahan pun telah berakhir dengan lancar dan seru. Aku mencoba mengambil hikmah dari acara tersebut. Hikmah dari acara tersebut adalah aku dapat belajar dari dance Xue Mao Jiao atau Suara Kucing. Cinta itu terkadang hanya sebatas suara kucing yang meminta makan. Ketika kucing itu dapat bersabar dan terus memberi kode dengan suara “Miao miao miao” maka kucing pun akan mendapatkan makanan tersebut. Sama halnya dengan Cinta, kita hanya perlu untuk bersabar dan terus memberi kode dengan cara meminta kepada Allah agar diberikan jodoh yang terbaik. Aku juga terinspirasi dari Instagram nugarislucu, dimana jika hatimu susah, gelisah dan gak tentram, mungkin kau terlalu dalam menyampuri urusan tuhan. Urusan tuhan tersebut adalah Rejeki, Jodoh dan Takdir. Jadi gaes ketika hati kita gelisah maka hal yang terbaik adalah serahkanlah kepada sang pemilik hati yakni Allah Swt.


Jumat, 18 Januari 2019

Lukisanku Semangatku

Januari 18, 2019 0

             
Lukisan sederhana namun bermakna
              Pagi yang syahdu menyimpan kenangan rindu, dikala kita jauh untuk saling mengadu, namun matahari tak kunjung merasakan sembilu. Pada saat itu tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 04.30 am, yang berarti aku dan surya harus segera bergegas untuk meninggalkan berjuta kenangan di negeri tirai bambu…

Ogi = “Wooi bro, ayo bangun coy, udah jam setengah 5 nih ! “ pukul ku untuk membangunkannya

Surya = “Ohh ya bro siaap, kamu duluan lah.” Sambil mengusap wajah yang masih mengantuk

Ogi = “Oke bro aku duluan wudhu terus sholat shubuh dulu ya” balas ku cepat

Surya = “Oke bro siip” sambil menunjukkan satu jari jempol tangan kanannya

               Alhamdulillah aku dapat bangun pukul 4.30, karena jika kita terlambat saja, maka kita akan ketinggalan travel yang mengantarkan kita ke bandara. Pada saat itu aku hanya berdoa semoga apa yang kita sudah pelajari di SIAS Internasional University dapat bermanfaat dan berkah. Karena ketika kita meniatkan semuanya karena Allah, maka tidak ada hal yang sulit dan pasti akan ada jalannya. Tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 04.45..

Ogi = “Ayoo bro 5 menit lagi nih jam 05.00 ! “ Perintahku ke surya agar bergegas

Surya = “Apaaa, yaya bro aku langsung cepat-cepat nih” balas surya

Ogi = “Hmm kalau saja aku bilang 15 menit lagi, pasti tidak akan secepat ini hahah” Sambil memikirkan strategi berikutnya..

Surya = “Sudah bro ayoo gas pol” tegas surya

Ogi = “ Yoyoy bro gas pol rem blong” balas ku cepat.

                Tak terasa kita telah sampai di bandara Guangzhou, disana kita mulai mencari sarapan dan alhamdulillah kami menemukan makanan halal dan langsung santaap saja. Setelah itu kami langsung menuju tempat lepas landas dari pesawat China Southern. Alhamdulillah kami sampai dengan selamat dan dapat bertemu dengan keluarga. Pada hari pertama Surya mengunjungi rumahku dan di hari kedua dia pulang langsung ke Jogja karena dia memiliki urusan di Jogja. Saat Surya sudah pergi, aku mulai menatap langit dan mulai bercengkrama dengannya..

Ogi = “Ohh langit, tolong ajari aku tentang bagaimana menjadi orang bermanfaat?” sambil memasang tatapan penuh bingung

                Tak lama aku memikirkannya, lalu aku mulai masuk ke dalam rumah dan ibuku melihat banyak lukisan China yang sudah aku ukir dalam tinta yang berwarna. Dan ibuku berkata..

Ibu = “Ogi lukisan ini siapa yang menggambarnya?” tanya ibu penasaran

Ogi = “Ohh itu gambarnya ogi bu, gimana bu? Jelek ya? “ sambil mengacak rambutku karena aku sejatinya tak dapat menggambar

Ibu = “Ohh ga kok, ini gambarnya bagus banget, nanti ibu coba beri bingkai ya, pasti bagus banget kalau udah di bingkai” sambil memegang kertas nasi atau rice paper yang memang berbeda dari kertas biasanya

Ogi = “serius bu?, padahal menurut ogi itu kurang bagus, ogi bawa karena ogi sudah berniat tidak akan meninggalkan apapun yang sudah ogi pelajari di China hehe.” Tanggapku terhadap lukisan tersebut

Ibu = “ hahaha ya nak, dulu sewaktu ibu masih SMA, ibu coba menggambar dan menurut ibu gambar itu jelek banget, namun ibu tetap berusaha keras untuk membuat gambar itu bagus, tapi tak disangka kakek melihat gambar itu dan kakek berkata gambar mu bagus banget nak, bapa akan pajang gambar ini haha “ tawa ibu sambil melihat gambarku

Ogi = “ hmmm apakah itu yang dinamakan usaha yang keras tidak akan mendapatkan hasil yang sia-sia, maka lurusnya niat itu penting agar dapat memberi manfaat. Sebelumnya aku merasa ragu terhadap kemampuan menggambarku, namun setelah aku coba, coba dan terus mencoba, alhamdulillah aku dapat membuatnya” Gemamku dalam hati yang senang ketika lukisanku dapat bermanfaat.

                Jadi apa yang bisa kita petik dari kisah cerpen ini gaes?, Yuk saling diskusi di kolom komentar ya hehehe. Semoga bermanfaat amiin.

               

  

Minggu, 13 Januari 2019

“Makna Sejati” dalam Meneladani Kisah Sahabat Sa’ad bin Abi Waqash

Januari 13, 2019 0
        
Sejuk dan Indahnya Masjid Huaisheng

          Assalamu’alaikum guys, gimana kabarnya nih? Semoga selalu sehat dan semangat ya hehe. Alhamdulillah ku baik-baik saja gaes. Sambil mendengar suara pesawat yang lewat diatas tempat penginapan ku, paling enak kita berbagi cerita dulu yuk,hehehe. Alhamdulillah hari terakhir ku dapat diberi kesempatan untuk mengunjungi kota Guangzhou. Dulunya kota ini menjadi pusat perdagangan China, dimana pada saat kekaisaran dinasti tang, Kapal yang masuk ke wilayah perdagangan China harus melewati pelabuhan. Pelabuhan Guangzhou merupakan pelabuhan terbesar di China yang berada di bawah otoritas Guangzhou Harbour Bureau. 
Maka jangan heran bila kota Guangzhou merupakan salah satu kota terbesar dan tersibuk di China. Terbukti ketika ku sedang menuju dari satu tempat ke tempat lain, ku melihat banyak sekali perpindahan manusia yang terus bergerak silih berganti. Ku sangat kagum dengan kota ini, kenapa? Karena kota Guangzhou masih kental sekali dengan budayanya dan arsitektur China kuno. Lalu ku melihat banyak orang yang senang berjalan kaki karena MRT sangat membantu sekali untuk memobilisasi pergerakan manusia.
Pada kesempatan kali ini ku ingin berbagi cerita kok bisa terinspirasi untuk ziarah atau berkunjung ke Makam Sahabat Sa’ad bin Abi Waqash?. Pesan dari Abah Sholah masih sangat terngiang di benak ku, yakni ketika kita menginginkan sesuatu maka cobalah untuk mengirim fatihah atau wasilah kepada guru-guru kita dan para ulama terdahulu, dimana ketika hati kita belajar untuk mengirim fatihah, pada saat itu kita mencoba untuk mengenang jasa-jasanya dan mempraktikkan hal yang baik dari apa yang para ulama lakukan. Setelah ku dan teman ku sowan ke Abah Sholah, pada saat itu kami sowan ke Gus Amak, dimana beliau pun selalu menasihati untuk senantiasa menguatkan sinyal kepada para guru dan ulama. Dengan cara itu kita insyaallah akan selalu semangat dalam mengarungi terjalnya batu karang.
Alhamdulillah sebulan setelah ku belajar di SIAS, salah satu teman ku yakni Hanif, dia mengingatkan ku untuk berkunjung ke panglima besar Sa’ad bin Abi Waqash. Tidak butuh waktu lama lagi, ketika perbincangan kita akhiri, ku langsung catat dalam salah satu agenda wajib ku untuk dapat mengunjungi makam sahabat Sa’ad bin Waqash. Alhamdulillah makamnya tidak sulit untuk dijangkau. Berikut ku rekam jejak perjalanan ku saat ku menuju ke makam sahabat Sa’ad bin Abi Waqash. Yuk simak cara menuju ke makam Sa’ad bin Abi.
1. Kita bisa memakai MRT (Mass Rapid Transit), pada saat itu ku dan surya berangkat dari Airport North Station lalu kita bisa membeli tiket ke Yuexiu Park gaes. Pada intinya tujuannya adalah ke Yuexiu Park gaes. Berikut gambaran dari jarak antar station yang ada di MRT Guangzhou
Dari Airport N ke Jiahewanggang
Transit di Jiahewanggang ke Yuexiu Park
2. Setelah kita sampai Yuexiu Park, lalu kita mengambil pintu keluar B. Saat sudah keluar dari pintu B, lalu kita langsung belok kiri gaes,hehe. Nah kurang lebih kita berjalan sekita 4-5 menit, maka akan ada gang besar arah kiri, dimana disitu dijaga polisi, tapi santai saja mereka tidak gigit kok gaes,hehe. Lalu setelah itu ada pintu masuk Bahasa arab dan China yang kurang lebih artinya jalan menuju Sahabat Sa’ad bin Abi Waqash. Berikut gambarannya gaes
Pintu Keluar B
Gas terus pintu keluar B ya gaes
Langsung banting setir ke kiri gaes,hehe
Jalan sekitar 4-5 menit
Setelah kami sampai di Masjid Huaisheng, kami langsung mengambil air wudhu dan menunaikan shalat Dzuhur. Alhamdulillah kami diberi kesempatan untuk dapat berziarah langsung ke makam beliau. Sebelum kami memasuki jalan lurus ke makam beliau, kami menghirup udara yang sangat wangi dan juga hati yang lebih adem. Ternyata dugaan kami benar, Alhamdulillah kami telah sampai di makam beliau, lantas kami masuk lalu membaca yasin dan tahlil. Kami pun belajar dari ziarah tersebut bahwasannya perjuangan beliau masih sangat terasa, bahkan banyak sekali dari muslim disini mengunjunginya setiap bulan. Bahkan ketika mereka memiliki waktu luang, mereka sempatkan untuk ziarah. Karena ketika kita ziarah, dapat meningkatkan jiwa spiritual kita, karena kita akan termotivasi untuk dapat meneladani perjuangan beliau. Begitu juga dengan makna sejati, dimana Sejati memiliki tiga poin penting saat kita ingin bergaul dengan siapapun. Tiga poin itu adalah Senyum, Jaga Silaturahmi, dan Hati.
Jalan menuju makam
Jalan lurus menuju makam

Alhamdulillah ku dan Surya dapat bercerita perjuangan beliau yang sudah kita unggah di channel youtube ku gaes saat kekhalifahan Umar bin Khattab dan Utsman bin Affan, bahkan beliau diutus untuk berdakwah selama 20 tahun di China. Awalnya agama islam sulit diterima, namun lambat laun ketika agama ini memberikan kepada arah kebaikan, maka agama islam mulai diterima dan dibangunlah Masjid Huaisheng yang digunakan sebagai tempat ibadah sampai saat ini. Yuk gaes selalu berbagi dalam kebaikan, karena hidup itu bukan lomba lari, melainkan lomba berbagi. Yang paling berharga bukanlah seberapa cepat kamu bisa mewujudkan mimpi, namun seberapa manfaat yang bisa kamu berikan ke orang lain saat mimpi tersebut akhirnya terwujud. Semoga kita dapat meneladani perjuangan beliau dan bermanfaat.. Amiiin. Berikut video lengkapnya gaes..

Minggu, 06 Januari 2019

Flee dan Boni Resolusi di Tahun 2019

Januari 06, 2019 0

       
       
Assalamu’alaikum guys, gimana kabarnya nih? Semoga selalu diberi semangat dan tetap tersenyum walau banyak tantangan menghadang hehe. Alhamdulillah kabar ku disini baik gaes. Setelah melihat gol-gol indah yang dicetak para punggawa klub MU dan Chelsea, paling jos kalau ku berbagi setetes tinta dulu nih gaes,hehe. Oh ya gaes, alhamdulillah 期末考 (Qímò kǎoshì) atau final exam sudah selesai yeeaay heheh. Tapi gaes sebenarnya selesainya kaoshi bukan ukuran kesuksesan belajar kita, tetapi hanya sebatas ukuran pemahaman kita saja gaes. Maka dari itu gaes, sebenarnya petualangan kami baru dimulai hehe. Yup gaes selepasnya kami belajar di China, kami memiliki keinginan untuk belajar bersama dengan adik-adik kita, terutama belajar Bahasa.

Bahasa merupakan hal yang penting untuk dipelajari gaes. Jadi ketika kita selesai kaoshi, mari mencoba untuk bertanya kepada diri kita sendiri apa manfaat dari belajar kita? Apakah ilmu ini bisa bermanfaat kelak?. Karena gaes ketika ku belajar di asrama unires, Ust Talqis selalu mengingatkan, Ilmu yang baik adalah ilmu yang bermanfaat, walau kita sedikit belajar bersama tentang alif, ba, ta, tsa atau biasa kita kenal iqro, lalu mereka dapat membaca Al-qur’an dengan baik, maka suatu saat nanti kita akan mendapatkan ilmu baru yang belum kita ketahui. Contoh kecilnya ketika kita belajar bersama iqro dengan adik-adik kita, kita akan belajar juga bagaimana mengerti perasaan adik-adik kita yang terkadang waktu mengaji mereka dalam kondisi yang sedang sedih dan lain-lain. Oleh karenanya disitu kita juga belajar tentang memahami karakter anak-anak yang berbeda-beda. 

  Alhamdulillah sampai saat ini ku masih terus diberi kesempatan untuk aktif menulis di blog. Aku mulai menulis sewaktu ku masih duduk di bangku SMP. Guru ku pada waktu itu mengajariku dari awal membuat blog hingga bagaimana dapat memperoleh pundi-pundi dolar disetiap tulisan kita. Pada saat itu aku hanya berasumsi untuk terus mengisi blog ku dengan bahasa inggris dan parahnya gaes ketika itu guruku mengajari ku bagaimana copy paste yang baik. Aku terus mencoba, mencoba dan mencoba lagi, namun ku terus gagal, gagal dan gagal lagi. Pada saat itu ku mulai bosan dengan dunia blog. Akhirnya ku mencoba untuk membaca artikel-artikel santai yang ada di grup para blogger. Ternyata kesalahanku adalah selalu tidak percaya diri dengan artikel yang ku tulis. Akhirnya pada saat itu aku memutuskan untuk mengubah niatku, dari mencari pundi-pundi dolar ke mencari berkah agar tulisan bermanfaat.

Alhamdulillah sampai sekarang ku dapat berinteraksi dengan para pembaca dan para pengunjung blog ku yang berjumlah kurang lebih 500 per hari. Beberapa temanku mengajak ku untuk mendaftarkan adsense agar mendapatkan pundi-pundi dolar, namun ku tetap akan pada pendirian ku untuk menciptakan blog yang ramah dan nyaman bagi para pengunjung dengan tidak adanya iklan yang mengganggu para pembaca. Alhamdulillah sampai saat itu ku mulai belajar, menjadi seorang blogger itu bukan dia yang menjadikan blognya penuh iklan, namun harus menciptakan tampilan blog yang nyaman. Menurutku ada yang lebih penting dari sekedar pundi-pundi aliran dolar yang terus mengalir yakni, menyajikan tulisan yang bermanfaat agar berkah dan amal baik selalu mengalir.

  新年(Xīnnián ) atau biasa kita kenal new year, biasanya kita membuat berbagai resolusi. Jadi apa sih sebenarnya resolusi itu? Apakah udara yang kurang baik? Hahah itu mah polusi gaes. Apakah istilah dari jumlah 12 barang? Haha itu mah selusin gaes. Jadi resolusi itu menurut ku catatan yang kita ingin capai pada tahun ini. Setiap tahunnya resolusi ku sendiri ingin memberi manfaat walau itu sekecil biji semangka dan sedikit tetesan air, karena ketika resolusi itu dapat bermanfaat, maka air itu akan selalu dapat membasahi kondisi yang tandus dan dapat subur kembali. Kenapa sih biasanya resolusi yang kita buat itu tidak tercapai?. Jadi gaes ada beberapa faktor yang menyebabkan resolusi itu tidak tercapai, salah satu faktornya ialah kita terlalu banyak membuat resolusi, sehingga kita tidak maksimal menjalankan resolusi itu. Maka cobalah buat 2-3 resolusi setiap tahun dan mulailah fokus terhadap resolusi yang sudah kita buat.

            Pada tahun ini ku ingin meningkatkan apa yang sudah ku dan teman-teman ku bentuk yakni U-FEEM atau Unires Free English Education Movement dan Berlin atau Bersih Lingkungan. Alhamdulillah pada tahun kemarin kegiatan kedua komunitas ini berjalan lancar, walau terkadang banyak masalah dan kendala. Oh ya mungkin ada teman-teman yang bertanya, kenapa sih membuat dua komunitas ini?, Tujuan dari dua komunitas ini sebenarnya kami ingin belajar bagaimana sih untuk memanfaatkan ilmu yang sudah kami pelajari dan menjaganya gaes. Karena menjaga lebih sulit ketimbang mencari yang baru hehehe. Oh ya pada kesempatan kali ini ku ingin berbagi tentang 2 resolusi ku yakni Flee dan Boni, Ingin tau apa sih Flee dan Boni?. Yuk langsung cekidot aja gaes hehe.

1. Flee ( Free Language Education Empowerment )

            Ku ingin mengucapkan terimakasih banyak kepada unires yang telah mengajari ku arti dari berbagi. Ku belajar banyak dari U-FEEM yang dimana kualitas pemuda dapat diukur dari cara kita menyampaikan hal-hal yang positif dan dapat bermanfaat bagi sesama. Mungkin pembelajaran Bahasa inggris menggunakan metode fun learning sudah sangat banyak, namun menurut kami masih sangat minim kontribusi dari mahasiswa kepada teman-teman kita yang memiliki ekonomi rendah. Ku pun pergi untuk kembali, ku ingin berbagi dan berkolaborasi lagi dengan teman-teman unires. Karena tujuan utama dari adanya U-FEEM ialah dapat menjadikan Bahasa Inggris lebih mudah. Karena bagi kami, ketika mereka dapat tersenyum dalam belajar Bahasa inggris dapat membuat kami lebih semangat dalam mengarungi indahnya hidup.

            U-FEEM dibentuk oleh divisi Bahasa unires pada tahun 2017. Pada saat itu ku menjadi koordinator Bahasa di unires. Ku melihat bahwa yang paling penting dari Bahasa ialah practice atau berlatih, oleh karena itu ku mencoba mengajak teman-teman divisi Bahasa untuk melihat langsung kondisi perkembangan Bahasa kita di panti asuhan Abu Dzar Al-ghifari. Kami sangat senang sekali ketika mereka menyambut kami dengan Bahasa inggris seperti hey how are you brother?. Disitulah kami belajar makna berbagi, karena berbagi bukan hal yang sulit ketika kita memiliki keinginan yang kuat dan menjalaninya karena Allah. Ketika ku pulang nanti, ku ingin mencoba mengamalkan Bahasa mandarin ku bersama teman-teman u-feem dan memberi masukan untuk belajar Bahasa inggris dan mandarin secara bersamaan. Mungkin hal ini akan menjadi daya tarik bagi teman-teman kita.

            Oh ya kenapa sih Namanya Flee?. Nama Flee diharapkan kedepannya menjadi semangat kita dalam berbagi. Karena arti dari flee sendiri yakni melarikan diri, dimana kita harus mencoba melarikan diri dari hawa nafsu, kemalasan, dan rasa ego kita. Ketika kita dapat melarikan kepada tigal hal itu, insyaallah hidup kita akan menjadi lebih bermakna.

2. Boni ( Botol Unik )

            Alhamdulillah ku juga dapat berkumpul dengan teman-teman yang luar biasa di komunitas Berlin. Kami memiliki keinginan kuat untuk berbagi tentang pengelolaan sampah. Kami memiliki satu sekolah binaan, dimana sekolah itu menjadi contoh pengelolaan sampah mulai dari sosialisasi sampai pemilahan sampah. Karena ketika kita dapat memilah sampah, sampah tidak akan menumpuk dan akan menjadi lebih bermanfaat. Tim Berlin beranggotakan sekitar 20 orang yang berasal dari satu kecamatan. Kami memiliki agenda-agenda kumpul yang seru dan salah satunya diberi nama berlin talkshow. Berlin talkshow merupakan wadah curhatan bagi para pemuda untuk dapat terus mengembangkan potensi dirinya, disitu kita dapat mengungkapkan seluruh perasaan kita dan akan ada solusi-solusi yang teman-teman berikan.

            Komunitas berlin bukanlah organisasi yang terikat dan memiliki banyak agenda. Kami memiliki 3 agenda BMW (Bersih Mengkilap Wow), Berlin Prestasi dan Berlin Talkshow. Dengan 3 agenda ini insyaalaah akan menjadikan tim berlin semakin kuat dalam menghadapi tantangan yang ada. Pada Berlin talkshow 2 minggu lalu diadakan evaluasi, dimana kita mencoba melihat apa sih kekurangan di tahun 2018, ternyata kekurangan dari kita adalah masih adanya air yang tercampur di sampah. Hal itu akan menyulitkan proses pemilahan. Oleh karena itu kami mencoba untuk berunding dan mencari solusi bersam. Alhamdulillah kami mendapatkan satu ide untuk mengurangi air itu yakni dengan cara menerapkan program Boni atau Botol Unik.

            Botol Unik akan diberlakukan untuk tim berlin, guru, penjual, siswa/i dan warga sekitar. Langkah yang kami akan ambil dulu adalah hubungan siswa/I dengan penjual. Kami akan mencoba untuk mengingatkan penjual dan siswa/I untuk mengurangi sampah plastic dengan cara saling mengapresiasi. Ketika siswa/I telah membawa botol sendiri maka setiap pembelian minuman akan mendapatkan apresiasi bintang dari para penjual. Hal ini akan menguntungkan para penjual karena penjual tidak lagi harus menyediakan gelas plastik karena siswa/I telah membawanya sendiri. Kami juga akan mencoba untuk membuat sistem sosialisasi yang unik dan menarik agar siswa/I  dapat memahaminya dengan baik.

            Mungkin itu saja resolusi ku di tahun 2019 gaes. Mohon maaf jika ku memiliki banyak salah di setiap kata-kata ku dalam penulisan. Makan nasi dicampur terasi, Yuk buatlah resolusi dan segeralah beraksi. Semoga bermanfaat, Amiiin.