Langsung ke konten utama

Pahlawan Kemerdekaan Nasional - Jenderal Gatot Subroto (1907-1962)

PENGGAGAS AKABRI

Tentara yang aktif dalam tiga zaman ini pernah menjadi Tentara Hindia Belanda (KNIL) pada masa pendudukan Belanda, anggota Pembela Tanah Air (Peta) pada masa pendudukan Jepang dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) setelah kemerdekaan Indonesia serta turut menumpas PKI pada tahun 1948. Ia juga menjadi penggagas terbentuknya Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI).
Berpendirian tegas dan memiliki solidaritas yang tinggi, merupakan ciri khas dari Jenderal Gatot Subroto. Pria lulusan Sekolah Militer Magelang masa pemerintahan Belanda, ini paling tidak bisa mentolerir setiap tindak kezaliman, walau oleh siapapun dan kapanpun.
Maka tidak heran apabila pada masa mudanya sudah berani melawan anak Belanda. Bahkan ketika bertugas di militer, berani menentang tentara Belanda atau Jepang yang bertindak kasar. Namun sebaliknya, dia selalu menunjukkan solidaritas yang tinggi kepada kaum yang lemah dan tertindas. Dia tidak jarang membantu keluarga hukuman dengan menyisihkan sebagian dari gajinya.
Pria berkumis tebal yang lahir di Banyumas 10 Oktober 1909, ini sejak anak-anak sudah menunjukkan watak seorang pemimpin. Dia memiliki keberanian, ketegasan, tanggung jawab, dan berpantang akan kesewenangan. Pengalaman tidak manis pernah dialaminya ketika masih bersekolah di Europeesche Lagere School (ELS).
Karena berkelahi dengan seorang anak Belanda, dia akhirnya dikeluarkan dari sekolah tersebut. Kasus itu sudah cukup menunjukkan bahwa sejak kecil dirinya sudah memiliki sifat pemberani dan tegas. Di kala orang tidak ada yang berani menantang anak-anak Belanda yang merasa lebih tinggi derajatnya dari kaum pribumi, Gatot Subroto dengan tanpa gentar sedikitpun maju menantang.
Dikeluarkan dari sekolah ELS dia kemudian masuk ke sekolah Holands Inlandse School (HIS). Dari sana, dia akhirnya menyelesaikan pendidikan formalnya. Namun setamat HIS, dia memilih tidak meneruskan pendidikannya ke sekolah yang lebih tinggi, tetapi bekerja sebagai pegawai.
Namun pilihannya menjadi pegawai tersebut ternyata juga tidak memuaskan jiwanya. Dia kemudian keluar dari pekerjaanya dan masuk sekolah militer di Magelang pada tahun 1923. Setelah menyelesaikan pendidikan militer, Gatot pun menjadi anggota KNIL (Tentara Hindia Belanda) hingga akhir pendudukan Belanda di Indonesia.
Ketika Perang Dunia ke II bergolak, pasukan Belanda berhasil ditaklukkan pasukan Jepang. Indonesia yang sebelumnya merupakan daerah pendudukan Belanda beralih jadi kekuasaan pemerintah Kerajaan Jepang. Pada masa Pendudukan Jepang ini, Gatot pun langsung mengikuti pendidikan Tentara Pembela Tanah Air (Peta) di Bogor yakni pendidikan dalam rangka perekrutan tentara pribumi oleh pemerintahan Jepang di Indonesia. Tamat dari pendidikan Peta, dia diangkat pemerintah Jepang menjadi komandan kompi di Sumpyuh, Banyumas dan tidak berapa lama kemudian dinaikkan menjadi komandan batalyon.
Kesertaan Gatot Subroto menjadi anggota KNIL maupun Peta tidaklah mengindikasikan dirinya seorang kaki tangan pihak kolonial atau jiwa kebangsaannya yang rendah. Tapi hal itu hanyalah sebatas pekerjaan yang sudah lumrah zaman itu. Jiwa kebangsaan Gatot Subroto tetap tinggi. Di dalam menjalankan tugasnya sebagai tentara pendudukan, perlakuannya sering terlihat memihak kepada rakyat kecil.
Perlakuan itu bahkan sering diketahui atasannya sehingga dia sering mendapat teguran. Bahkan karena begitu tebalnya perhatian dan solider terhadap kaumnya, sering sebagian dari gajinya disumbangkan untuk membantu keluarga orang hukuman yang ada di bawah pengawasannya. Begitu juga halnya pada masa pendudukan Jepang, dia sering menentang orang Jepang yang bertindak kasar terhadap anak buahnya.
Terhadap bawahannya, Gatot juga terkenal sebagai seorang pimpinan yang sangat perhatian. Namun walaupun begitu, sebagai militer, tanpa pandang bulu dia juga sangat tegas terhadap anak buahnya yang melanggar disiplin.
Setelah kemerdekaan Indonesia, Gatot langsung masuk Tentara Keamanan Rakyat (TKR), tentara bentukan pemerintah Indonesia sendiri dan merupakan tentara resmi RI yang dalam perjalanannya kemudian berganti nama menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Sejak kemerdekaan hingga pengakuan kedaulatan kemerdekaan RI atau pada masa Perang Kemerdekaan yakni antara tahun 1945-1950, dia dipercayai memegang beberapa jabatan penting. Pernah dipercaya menjadi Panglima Divisi II, Panglima Corps Polisi Militer, dan Gubernur Militer Daerah Surakarta dan sekitarnya.
Bersamaan di saat dirinya menjabat Gubernur Militer Daerah Surakarta dan sekitarnya, pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) Madiun pun bergolak yakni pada bulan September 1948. Pemberontakan yang didalangi oleh Muso itu akhirnya berhasil diatasi dengan gemilang.
Setelah banyak terjadi peristiwa dalam mempertahankan kemerdekaan dari agresi militer Belanda, pengakuan kedaulatan republik ini pun berhasil diperoleh. Pasca pengakuan kedaulatan itu, Gatot Subroto semakin dipercaya mengemban tugas yang lebih tinggi. Dia diangkat menjadi Panglima Tentara & Teritorium (T & T) IV I Diponegoro.
Namun karena sesuatu hal pada tahun 1953, dia sempat mengundurkan diri dari dinas militer. Namun tiga tahun kemudian dia diaktifkan kembali sekaligus diangkat menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad).
Di kalangan militer, dia dikenal sebagai seorang pimpinan yang mempunyai perhatian besar terhadap pembinaan perwira muda. Menurutnya, salah satu cara untuk membina perwira muda adalah dengan menyatukan akademi militer setiap angkatan yakni Angkatan Darat, Laut, dan Udara, menjadi satu akademi. Gagasan tersebut akhirnya terwujud dengan terbentuknya Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI).
Gatot Subroto akhirnya meninggal dunia di Jakarta pada tanggal 11 Juni 1962, pada usia 55 tahun. Sang Jenderal ini dimakamkan di desa Mulyoharjo, Ungaran, Yogyakarta. Atas jasa-jasanya yang begitu besar bagi negara, seminggu setelah kematiannya, Jenderal Gatot Subroto dinobatkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional yang dikuatkan dengan SK Presiden RI No.222 Tahun 1962, tgl 18 Juni 1962. 

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mudah Mengingat Rasa Yang Terdapat Pada Lidah

Selamat malam sob :). Gimana kabarnya nih sob?? Pasti baik bukan?? hehehe :). Sambil liat untung ada sule enaknya mah berbagi ilmu nih sob :). Saya akan berbagi ilmu tentang "Cara Mudah Mengingat Rasa Yang Terdapat Pada Lidah". Udah pada tau belum apa itu lidah??. Lidah adalah indra pengecap yang terdapat di dalam mulut kita. Sebelumnya saya mau bercerita sedkit dulu tentang lidah ini sob. Lidah ini membantu kita untuk merasakan rasa-rasa pada benda, makanan, minuman, buah-buahan dsb. Jadi jangan pernah kita bersilat lidah #ups maksud saya jangan pernah menyakiti lidah kita sob :).

   Mau tau rasa yang terdapat pada lidah??
Langsung aja cekidot sob :)

Pahit = berada di pangkal lidah
Asam = berada di lidah bagian tepi
Manis = berada di ujung lidah
Asin    = berada di samping depan
Adapun rasa pedas jika makan cabe disebabkan oleh teriritasinya sel-sel reseptor oleh minyak atsiri

   Mudah sih sob, Tapi tempat-tempatnya yang susah sob?? hehehe :)
Mau tau cara mudah untuk mengingatny…

Cara Mudah Mengingat Bagian Dan Fungsi Indra Pendengaran

Selamat malam sob :). Gimana kabarnya nih?? Pastinya baik bukan?? hehehe :). Sebenernya mah cuaca lagi mendukung nih sob, tapi enaknya mah berbagi ilmu sob :). Saya akan berbagi ilmu tentang "Cara Mudah Mengingat Bagian Dan Fungsi Indra Pendengaran". Udah pada  tau belum, apa itu Indra Pendengaran??. Indra Pendengaran adalah sistem indra yang biasa untuk mendengar, dan biasanya indra pendengaran nih berupa telinga. Sebelumnya saya ingin bercerita sedikit dulu nih tentang telinga kita sob. Kita seharusnya menjaga telinga kita sob, karena apa?? Sudah banyak kasus gangguan telinga yaitu Tuli Saraf. Tuli Saraf ini disebabkan putusnya saraf pendengaran sob. Jadi jangan sekali-kali telinga kita di dekatkan dengan suara yang nyaring sob :).

   Mau tau bagian dan fungsi telinga??
Langsung aja cekidot sob :)

1. Telinga Luar     - Daun Telinga (aurikel). Fungsi dari daun telinga sendiri adalah untuk mengumpulkan gelombang suara ke saluran telinga    - Saluran Telinga (tabung auditor…

Cara Mudah Mengingat Bagian Dan Fungsi Sel

Selamat malam sob :).Gimana kabarnya nih? Pasti baik bukan?? heheheh. Sambil nonton copa van java, Lebih enaknya saya berbagi ilmu nih sob :). Saya akan berbagi ilmu tentang "Cara Mudah Mengingat Bagian-Bagian Sel". Oh ya, Udah pada tau belum apa itu sel sob?,hehehhe :). Sel adalah unit terkecil dari makhluk hidup sob. Sebelumnya saya ingin cerita sedikit dulu tentang sel ini sob.Jadi misalkan pedang sob, Kan ada tuh bagian lancipnya sob, Nah sel juga sama seperti bagian runcingnya itu sob. hehehhe :).

   Mau tau ada berapa bagian dari sel itu? Dan apa saja fungsinya??
Langsung aja cekidot sob :)

1. Membran Sel                      = Membran sel sering disebut membran plasma yang bersifat semipermeabel. Artinya membran sel hanya dapat dilewati oleh zat tertentu. Fungsi dari membran sel itu sendiri adalah pelindung sel dan keluar masuknya zat dari dan ke dalam sel.

2. Sitoplasma                           = Cairan yang mengisi sel yang mengandung berbagai zat koloid. Fungs…